Tren dan Gaya Hidup Perawatan
Kulit dan Kecantikan
Klik di sini untuk kembali ke halaman sebelumnya
rokok-merusak-kecantikan
Rokok merusak kecantikan!

Selain tidak baik bagi kesehatan, rokok juga memiliki dampak buruk bagi kulit seperti membuat seseorang tampak lebih tua. Bagaimana rokok dapat berhubungan dengan kulit? Temukan jawabannya berikut ini.

Saat merokok, pembuluh darah pada lapisan atas kulit akan menjadi lebih sempit, sehingga menyebabkan pasokan darah ke kulit berkurang dan akibatnya persediaan oksigen menurun. Kulit kehilangan rona sehatnya serta menjadi kuning kelabu, yang membuat wajah menjadi 'smoker's face'. Ciri wajah seorang perokok adalah cenderung terlihat lebih tua dengan garis atau kerutan pada wajah serta garis-garis pipi yang dalam dan warna kulit abu-abu pudar dengan bintik-bintik ungu.

Asap rokok juga mengandung campuran bahan kimia mematikan seperti karbon monoksida, amonia, hidrogen sianida, nikotin, asam karbol, arsenik, kadmium yang memberi efek buruk pada kulit. Bahan-bahan ini kemudian diserap oleh hemoglobin sehingga menyebabkan kekurangan oksigen serta akumulasi racun pada tubuh.

Selain efek seperti di atas rokok juga memiliki efek buruk lain pada kulit seperti menyebabkan penipisan kulit, penuaan dini karena menghilangkan vitamin C dalam tubuh (sekitar 35 mg untuk setiap asap rokok) dan menurunkan jumlah kolagen pada kulit, serta dapat mempercepat pengeriputan kulit karena rokok dapat merusak serat elastin yang membuat kulit elastis.

Tak heran bila seorang perokok memiliki kulit yang tidak sehat, karena begitu buruknya efek rokok bagi kulit. Maukah Kamu memiliki kulit yang tidak sehat? Jika tidak maka segeralah ucapkan selamat tinggal pada rokok.

Sumber: vemale.com